Pertemuan
Kisah ini bermula dari ketidaksengajaan pertemuan di sebuah media sosial berwarna biru. Kala itu hanya terjadi percakapan kecil namun menjadi cikal bakal sesuatu hal yang besar. Dari medsos tersebut kemudian berlanjut ke aplikasi komunikasi warna hijau berlogo gagang telepon, hari demi hari hanya sekedar saling menyimpan nomor seluler tanpa adanya percakapan yang intens bahkan terkesan asing sehingga hanya menjadi pajangan kontak semata. Hingga suatu ketika kebetulan amel bekerja yang lokasinya dekat dengan kediaman krisman. Pada suatu waktu, alur skenario kehidupan menuntun mereka untuk saling berbalas pesan pada story yang dilayangkan. Kemudian amel menceritakan bahwa dia bekerja tidak jauh dari kediaman krisman, dari situlah terjadi percakapan yang intens, meskipun belum ada tatapan muka, mata maupun raga secara langsung tapi rasa yakin dan chemistry kuat sudah terbangun. hingga tiba suatu ketika krisman diam-diam berencana untuk menemui amel sekedar salam sapa dan bercerita. Pada hari itu krisman datang ke tempat amel bekerja, namun dengan posisi parkir kendaraan berjauhan supaya tidak menimbulkan kecurigaan. Tiba saatnya krisman menghampiri amel dengan berpura-pura menjadi customer dan sengaja berparas tertutup memakai masker supaya tidak ada gelagat yang dikenali. Tapi semua itu tidaklah berarti, ketika amel melihat seorang customer yang menghampiri dia, hatinya langsung tertegun pada seseorang yang dia kenali meskipun belum pernah sama sekali melihat apalagi bertemu secara langsung. Amel pun tertawa kecil dan tersipu malu serta sontak langsung yakin bahwa itu adalah krisman, krisman pun akhirnya tidak bisa mengelak karena rencananya sudah terbongkar. Dari situlah keduanya saling bercakap, sapa dan hangat serta intens hingga memutuskan untuk berkomitmen menjalani hubungan.