Awal Bertemu
Awalnya, kami hanya dua orang asing yang dipertemukan secara tak sengaja. Perkenalan itu sederhana, tanpa ekspektasi, hanya percakapan ringan yang ternyata meninggalkan kesan mendalam. Pertemuan demi pertemuan pun terjadi, bukan karena kebetulan lagi, tapi karena keinginan yang tumbuh perlahan. Dari tawa yang dibagi, cerita yang diceritakan, hingga diam yang terasa nyaman, kami mulai saling memahami. Tanpa sadar, hati kami mulai berjalan ke arah yang sama. Lalu, pada satu waktu yang tenang, kami memutuskan untuk tidak hanya berjalan berdampingan, tapi melangkah bersama dengan komitmen. Bukan janji yang muluk, hanya kesediaan untuk saling menjaga, bertumbuh, dan mencintai apa adanya, setiap harinya.