Perkenalan terjadi di akhir Desember 2024, melalui ustadz sekaligus guru yang pernah membimbing semasa sekolah, tepatnya di pondok pesantren yang beliau dirikan. Dari situlah komunikasi mulai terjalin, meski harus dijalani dalam jarak karena kesibukan bekerja di luar kota.
Hingga suatu hari, dengan penuh kesungguhan ia datang menemui orang tua untuk meminta izin melangkah ke arah yang lebih serius. Momen itu terjadi pada 3 April 2025. Tepat satu tahun setelah perkenalan, akhirnya diputuskan untuk melangsungkan pernikahan sebagai awal perjalanan bersama.